
Meskipun Madura United kesulitan di BRI Liga 1 2024/2025, mereka justru tampil cemerlang di kompetisi Asia.
Laskar Sape Kerrab menembus semifinal AFC Challenge League 2024/2025, menunjukkan performa kontras dari penampilan domestik mereka.
Saat ini, Madura United berada di atas zona degradasi dengan poin yang sama seperti PSIS Semarang di Liga 1.
Namun, mereka berpeluang menyalip Persis Solo jika menang melawan Persija Jakarta dalam laga tunda.
Pertandingan ini sangat penting untuk membangun kepercayaan diri dan menjaga kebugaran sebelum laga semifinal AFC Challenge League.
Dengan meraih kemenangan, posisi mereka di klasemen Liga 1 akan membaik dan performa tim bisa meningkat secara keseluruhan.
Perjalanan Madura United di AFC Challenge League
Madura United memulai fase grup dengan kemenangan 2-1 atas Svay Rieng dan hasil imbang 0-0 kontra SP Falcons.
Kemudian, mereka mengalahkan Tainan City di perempat final dengan agregat 3-0 dalam dua leg pertandingan.
Pada leg pertama, skor imbang tanpa gol. Namun, di leg kedua, mereka mencetak tiga gol tanpa balas.
Iran Junior, Lulinha, dan Youssef Ezzejjari masing-masing mencetak satu gol dalam kemenangan gemilang tersebut.
Selain itu, dukungan besar juga datang dari suporter Indonesia saat Madura bermain di Chinese Taipei.
Menariknya, dukungan bukan hanya dari fans Madura United, tapi juga dari klub-klub besar seperti Persebaya, Arema, dan Persija.
Ini menunjukkan bahwa Madura United memiliki basis dukungan nasional yang kuat dan luas di berbagai daerah.
Di semifinal, Madura United kembali bertemu Svay Rieng dari Kamboja.
Leg pertama akan digelar pada 10 April 2025 di kandang Svay Rieng, Kamboja.
Sementara itu, leg kedua akan berlangsung di Jawa Timur pada 17 April 2025.
Sejauh ini, Madura United belum terkalahkan sejak fase grup, dengan catatan dua kemenangan dan dua hasil imbang.
Dengan modal ini, mereka optimis melangkah ke final dan menunjukkan kekuatan tim di pentas Asia Tenggara.
Dukungan suporter yang solid diharapkan menjadi pembeda dalam laga-laga penting berikutnya.
Harapan untuk Sisa Musim
Momentum positif di AFC Challenge League bisa menjadi dorongan besar bagi performa Madura United di Liga 1.
Kemenangan atas Persija dalam laga tunda akan memberi energi tambahan jelang semifinal melawan Svay Rieng.
Selain itu, Madura United berharap bisa memperbaiki posisi di klasemen dan menjauhi zona degradasi.
Dengan persiapan matang, mereka siap menghadapi tekanan di dua kompetisi sekaligus.
Target mereka kini jelas: bertahan di Liga 1 dan melaju sejauh mungkin di AFC Challenge League.
Dukungan dari suporter menjadi kunci utama untuk membantu Madura United menyelesaikan musim ini dengan sukses.