
Kevin De Bruyne dikabarkan akan meninggalkan Manchester City di akhir musim 2024/2025.
Kontrak sang gelandang akan berakhir pada 30 Juni 2025, menjadi alasan utama keputusan ini.
De Bruyne bergabung dari Wolfsburg pada tahun 2015 dan telah membela City hampir satu dekade.
Kini, masa depannya mulai dipertanyakan karena belum ada kesepakatan kontrak baru.
Meskipun sempat menegaskan kesetiaan, rumor kepindahan terus bermunculan.
Beberapa klub dari Liga Pro Saudi disebut tertarik mendatangkannya dengan tawaran besar.
Dalam wawancara sebelumnya, De Bruyne berkata, “Jika tidak ada kontrak baru, ini musim terakhir saya.”
Terhambat Masalah Cedera

Dalam beberapa musim terakhir, ia kerap diganggu cedera yang mengurangi waktu bermainnya.
Musim ini, ia hanya tampil enam kali sebelum absen karena cedera hamstring.
Meski begitu, kontribusinya bagi klub sangat besar selama ini.
Ia telah membantu City meraih enam gelar Premier League dan satu trofi Liga Champions.
Kini, De Bruyne berada di titik krusial kariernya menjelang akhir masa bakti di Etihad.
Negosiasi kontrak dan tawaran dari klub lain akan menentukan langkah berikutnya.
Sebagai salah satu gelandang top dunia, masa depan De Bruyne menarik perhatian banyak pihak.
Pamit

Melihat ini, kalian mungkin menyadari ke mana arah ini. Jadi, saya akan langsung ke intinya dan memberi tahu kalian semua bahwa bulan-bulan ini akan menjadi bulan terakhir saya sebagai pemain Manchester City.
Tidak ada yang mudah untuk menulis ini, tetapi sebagai pemain sepak bola, kita semua tahu bahwa hari ini pada akhirnya akan datang. Hari itu sudah tiba – dan kalian berhak mendengarnya langsung dari saya.
Sepak bola telah membawa saya kepada kalian semua dan ke kota ini. Mengejar impian saya, tanpa mengetahui bahwa periode ini akan mengubah hidup saya. Kota ini. Klub ini. Orang-orang ini… memberi saya SEGALANYA. Saya tidak punya pilihan selain memberikan SEGALANYA kembali. Dan tebak apa – kita memenangkan SEGALANYA.
Entah kita suka atau tidak, saatnya untuk mengucapkan selamat tinggal. Suri, Rome, Mason, Michèle, dan saya sangat bersyukur atas apa yang tempat ini berarti bagi keluarga kami. “Manchester” akan selamanya ada di paspor anak-anak kami – dan yang lebih penting – di setiap hati kami.
Ini akan selalu menjadi RUMAH kami.
Kami tidak bisa cukup berterima kasih kepada kota, klub, staf, rekan satu tim, teman-teman, dan keluarga atas perjalanan 10 tahun ini. Setiap cerita pasti memiliki akhir, tetapi ini jelas merupakan bab terbaik.
Mari kita nikmati momen-momen terakhir ini bersama!
Dengan banyak cinta,
KdB