
Peluang Timnas Indonesia Masih Terbuka
Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, menegaskan bahwa peluang Timnas Indonesia menuju Piala Dunia 2026 masih ada. Meski tim Garuda kalah 1-5 dari Australia, harapan belum sepenuhnya sirna.
Kekalahan ini menempatkan Indonesia di peringkat kelima Grup C dengan enam poin. “Saya tetap mendukung Timnas Indonesia, baik dalam kemenangan maupun kekalahan. Karena saya mencintai bangsa ini seutuhnya,” tulis Erick di Instagram.
Australia Menang, Indonesia Tampil Dominan di Awal Laga
Timnas Indonesia menelan kekalahan 1-5 dari Australia di Sydney Football Stadium. Meski begitu, Indonesia sempat mengancam di awal laga.
Jay Idzes hampir mencetak gol melalui sundulan, tetapi kiper Mathew Ryan berhasil menepis bola. Tim Garuda juga mendapat penalti setelah Rafael Struick melakukannya, namun Kevin Diks gagal menyelesaikannya dengan baik.
Kebobolan di Babak Pertama
Australia membuka keunggulan pada menit ke-17 melalui penalti Martin Boyle. Dua menit kemudian, Nishan Velupillay menggandakan skor. Jason Irvine menambah keunggulan menjadi 3-0 pada menit ke-34, skor ini bertahan hingga babak pertama berakhir.
Babak Kedua, Indonesia Berusaha Bangkit
Pada babak kedua, Indonesia mencoba memperkecil ketertinggalan. Sayangnya, mereka kembali kebobolan pada menit ke-61 lewat sundulan Lewis Miller.
Ole Romeny mencetak gol untuk Indonesia pada menit ke-78 setelah menerima umpan Eliano Riejnders. Namun, Australia menutup laga dengan gol kelima dari Irvine pada menit ke-90.
Indonesia Harus Segera Bangkit
Timnas Indonesia masih memiliki beberapa pertandingan sisa di Grup C untuk memperbaiki posisi di klasemen.
Pasukan Kluivert harus segera bangkit agar peluang lolos tetap terjaga. Laga berikutnya, Indonesia akan menghadapi Bahrain di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta.